DISUNNAHKAN MENANGIS KETIKA BERADA DISISI KUBUR

Dari Hani’ maula-¹ ‘Utsman, ia berkata,

“Dahulu ‘Utsman bin ‘Affan رضي الله عنه apabila berhenti di sebuah makam, ia menangis sampai sampai air matanya membasahi janggut.”

Ia pun ditanya,
“Engkau tidak menangis saat mengingati al-Jannah dan an-Nar, mengapa engkau menangis dengan sebab ini?”

‘Utsman menjawab,
Sesungguhnya Rasulullah ﷺ telah bersabda,

إِنَّ الْقَبْرَ أَوَّلُ مَنْزِلٍ مِنْ مَنَازِلِ الآخِرَةِ، فَإِنْ نَجَا مِنْهُ فَـمَا بَعْدَهُ أَيْسَرُ مِنْهُ، وَإِنْ لَـمْ يَنْجُ مِنْهُ فَـمَابَعْدَهُ أَشَدُّ مِنْهُ

“Sesungguhnya kubur merupakan tempat pertama diantara sekian tempat di akhirat. Jika selamat dari azab kubur, maka pada tempat selanjutnya akan lebih mudah. Jika tidak selamat dari azab kubur, maka pada tempat selanjutnya akan lebih dasyat-²”

‘Utsman melanjutkan,
Rasulullah ﷺ juga telah bersabda,

مَا رَأَيْتُ مَنْظَرًا قَطُّ إِلاَّ وَالْقَبْرُ أَفْظَعُ مِنْهُ

“Aku tidak pernah melihat suatu pemandangan pun yang mengerikan, daripada pemandangan kubur.”
📂 (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim meriwayatkan dari Abu Hurairah رضي الله عنه )

📜 Asy-Syaikh al-Albani رحمه الله menyatakannya hasan dalam Shahihul Jami’ : 5623.

📜 Sedangkan asy-Syaikh Muqbil رحمه الله menyatakan sahih dalam ash-Shahihul Musnad mimma Laisa fish Shahihain (2/71) dan al-Jami’ush Shahih (2/275)
_____________________________
¹ – Penisbahan kepada orang yang telah memerdekannya. Hani’ dahulunya seorang budak (hamba) kemudian dimerdekakan oleh ‘Utsman bin ‘Affan.

² – Kerana an-Nar merupakan azab yang paling keras. (Tuhfatul Ahwadzi (6/93) (2230)
_____________________________

📚 WhatsApp طريق السلف 📚
🌐 www.thoriqussalaf.com
☁️🌳☁️🌳☁️🌳☁️🌳☁️🌳

Belum ada Komentar untuk "DISUNNAHKAN MENANGIS KETIKA BERADA DISISI KUBUR"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

https://t.me/sunnahme