Beberapa Perbedaan Antara Kajian Sunnah dengan yang Lainnya

1. Menjauhi Bid'ah
▪︎▪︎▪︎▪︎

๐Ÿ’ŽDurus Assyaikh Rabi' hafizhahullah Ta'ala:

Berkata Imam Ahmad rahimahullah: "Termasuk diantara prinsip dasar  Sunnah adalah  meninggalkan Bid'ah"

๐Ÿ‘‰ Menjauhinya karena didalamnya terdapat kebinasaan.

Dan kelompok atau golongan yang terjatuh dalam bid'ah, semuanya diancam Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam dengan neraka karena mereka berjalan diatas jalan-jalannya Syaithan (bukan Shiratul Mustaqim).

Allah berfirman:
{Inilah jalanku yang lurus maka ikutilah, dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan lainnya yang akan menyebabkan kalian tercerai berai dari jalanNya.}
"Nabi pernah membuat garis lurus dan mengatakan ini jalan Allah, kemudian beliaupun membuat garis-garis disamping kiri dan kanannya dan mengatakan ini jalan-jalannya Syaithan."

✋ Sehingga barangsiapa yang tidak mengambil  akidahnya, ibadahnya, fiqhnya dari shiratul mustaqim (Alqur'an dan Sunnah) maka sungguh dia telah menempuh jalan-jalan syaithan tersebut.

_________

2. BERSAUDARA KARENA ALLAH DAN TIDAK FANATIK KECUALI KEPADA KEBENARAN

๐ŸŽ™ Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah

Dan saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun dalam mendidik dan mengajar; agar mereka mendidik murid-murid mereka di atas manhaj ini dan mencintai semua salafy di belahan bumi yang timur maupun yang barat, dan agar mereka tidak fanatik terhadap gurunya selama-lamanya.

Tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu atau pribadi tertentu kecuali pribadi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu kecuali terhadap para shahabat Muhammad shalallahu alaihi wa sallam.

Adapun Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam maka boleh fanatik terhadap pribadi beliau, karena kebenaran selalu bersama beliau di manapun beliau berada. Demikian juga para shahabat boleh fanatik terhadap mereka karena kebenaran selalu bersama mereka di manapun mereka berada.

Adapun selain mereka dari kalangan tabi'in hingga tanggal kita sekarang ini maka engkau jangan fanatik terhadap pribadi atau kelompok tertentu kecuali terhadap kebenaran.

Dan jika engkau selalu mengikuti kebenaran maka engkau akan menjumpainya pada Ahlus Sunnah jika mereka bersatu dan membebaskan diri dari hawa nafsu.

Maka saya menasehatkan kepada para pemuda agar saling bersaudara, tidak ada perbedaan antara orang Riyadh, orang Madinah, orang Karachi, orang New Delhi,  orang Amerika dan seterusnya. Mereka semua bersaudara karena Allah Tabaraka wa Ta'ala. Mereka diikat oleh Islam yang benar.

Saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun ke dalam tarbiyah para pemuda agar mereka mendidik para pemuda mereka di atas jiwa yang baik ini yang jauh dari fanatisme dan kekelompokan. Demi Allah yang tidak sesembahan yang benar selain Dia, di Madinah engkau tidak akan menjumpai para penuntut ilmu si A atau para penuntut ilmu si B. Mereka semua satu. Di Mekkah demikian juga, di Selatan demikian juga, engkau tidak menjumpai hal seperti ini. Hanya saja fenomena ini ada di Riyadh, dan mungkin ada di tempat-tempat yang lain.

Fenomena ini wajib untuk dihabisi oleh salafiyyun, baik oleh para gurunya maupun oleh para penuntut ilmunya. Karena mereka adalah bersaudara seperti satu tubuh, jika ada salah satu bagian tubuhnya yang merasakan sakit maka seluruh tubuhnya ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur. Inilah yang diinginkan oleh Allah dari kita.

Jika syaikhmu salah dan dia dikritik oleh syaikh yang lainnya, sementara kebenaran bersama syaikh yang lain tersebut, maka engkau hendaknya bersama syaikh yang lain ini, dan nasehatilah syaikhmu, jangan fanatik terhadapnya! Tidak boleh bagimu untuk fanatik terhadapnya.

Jika engkau fanatik terhadapnya hal itu diserupakan oleh Syaikhul Islam dengan orang-orang Tartar karena ini merupakan fanatisme jahiliyyah. Islam dan manhaj salaf berlepas diri darinya, dan kita mendidik di atas prinsip ini, dan kita berlepas diri kepada Allah dari tarbiyah yang menyelisihi tarbiyah yang diridhai oleh Allah untuk kita dan disyari'atkan untuk kita.

Seandainya Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah salah lalu dikritik oleh seseorang dengan benar, maka engkau jangan marah! Jika dia mengkritik dengan ilmu dan hujjah karena Allah Azza wa Jalla, maka –demi Allah– engkau tidak boleh mengatakan, "Orang ini mencela Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah." Jika dia mengkritik dengan benar, dengan adab dan memuliakan. Karena tujuannya adalah mengikat manusia dengan manhaj Allah, dan tidak mengikat mereka dengan kesalahan-kesalahan manusia siapapun mereka.

3. Berbicara Tentang Urusan Agama Harus Dengan Dalil

☝๐ŸผAsy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata:

ูุงู„ุญุฐุฑ ุงู„ุญุฐุฑ ู…ู† ุงู„ุชูƒู„ู… ููŠ ุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡ ุจุงู„ู‡ูˆู‰ ุงุบุชุฑุงุฑุง ุจุงู„ุนู‚ู„ ูˆุงู„ุฐูƒุงุก ูˆุงู„ูู‡ู…، ูˆุฅู†ู…ุง ุงู„ูู‚ู‡ ููŠ ู‡ุฐุง ุงู„ู†ุต ูƒู…ุง ู‡ูˆ ุดุฃู† ููŠ ุงู„ุตุญุงุจุฉ ูˆุงู„ุชุงุจุนูŠู†.

❗“Hati-hati dan waspadalah! Dari sikap berbicara tentang urusan agama Allah dengan berdasarkan hawa nafsunya, kerana terpedaya dengan kemampuan akalnya, kecerdasannya, dan pemahamannya.

๐Ÿƒ Berbicara tentang agama semestinya hanyalah dengan berdasarkan ilmu dan pemahaman terhadap nash dan dalil. Sebagaimana hal ini merupakan prinsip dan kebiasaan para Sahabat Nabi dan Tabi’in.” (Syarh Ushulus Sunnah, hal. 19)

4. Kepedulian dan Perhatian untuk Menuntut Ilmu Syar'i dan Mempelajari Agama
Asy-Syaikh Abdus Salรขm bin Barjas rahimahullรขh mengatakan :

"Prinsip (Dakwah Salafiyah) yang Pertama, Kepedulian dan Perhatian untuk Menuntut Ilmu Syar'i dan Mempelajari Agama.

Di saat banyak kelompok-kelompok islamiyah terlepas dari ilmu syar'i dan di saat para pengikut kelompok-kelompok tersebut terlepas dari ilmu syar'i,

Sesungguhnya Dakwah Salafiyah memberikan arti penting yang besar teruntuk ilmu syar'i. Sebab, itu merupakan pilar dan pondasi kokoh yang terbangun di atasnya kehidupan."

Beliau juga menuturkan, "Kami jadikan ilmu syar'i sebagai permulaan prinsip-prinsip (Dakwah Salafiyah) karena jalan-jalan dakwah berjumlah banyak, namun semuanya adalah jalan-jalan yang simpang siur (sesat) kecuali jalan Rasulullah shallallรขhu 'alaihi wasallam, sebagaimana ALLAH berfirman,
 
{ูˆุฃู† ู‡ุฐุง ุตุฑุงุทูŠ ู…ุณุชู‚ูŠู…ุง ูุงุชุจุนูˆู‡ ูˆู„ุง ุชุชุจุนูˆุง ุงู„ุณุจู„ ูุชูุฑู‚ ุจูƒู… ุนู† ุณุจูŠู„ู‡} 

Dan tidaklah ada cara untuk dapat menempuh jalan Sunnah selain dengan ilmu yang akan menyingkap kebenaran dan menerangi jalan."

๐Ÿ“– Sumber : 
Kitab Ushรปlud Da'wah Salafiyyah, hal. 26 - 27

5. Melarang Aksi Demonstrasi/Revolusi
Pertanyaan
"Keluar untuk berdemonstrasi, atau melakukan revolusi dan mendidik para pemuda di atas itu, apakah itu termasuk manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah ataukah tidak? Baik di negeri Islam maupun di luar negeri Islam? Apa nasehat Anda bagi siapa yang menjadikan itu (demo/revolusi) sebagai metode dakwah?"

Jawaban
Fadhilatu asy-Syaikh al-'Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

"Ini adalah manhaj (metodologi) Karl Marx, Lenin, dan semisalnya. Bukan dari metodologi Islami.
▪ Revolusi,
▪ Menumpahkan darah,
▪ Fitnah, dan problematika 
๐Ÿ‘†๐Ÿป Merupakan caranya Karl Marx dan Lenin, kemudian mereka gabungkan dengan madzhab Khawarij.

๐Ÿ‘†๐Ÿผ Lalu mereka sebut : "Islami". Seperti kebiasaan mereka (memberi label Islam terhadap banyak hal yang haram), ada :
๐Ÿšซ Musik Islami,
๐Ÿšซ Sosialisme Islam,
๐Ÿšซ Demokrasi Islam,
๐Ÿšซ Disko Islami,
๐Ÿ‘†๐Ÿผ๐Ÿ”ฅ Semuanya sesat. Mereka membawa berbagai bencana ini dari timur dan barat, lalu mereka kemas dengan baju Islam.

Padahal Allah telah jauhkan Islam dari metode-metode tersebut. Allah 'Azza wa Jalla berfirman,

▫ { ุงุฏْุนُ ุฅِู„ู€َู‰ٰ ุณَุจِูŠู€ู„ِ ุฑَุจِّู€ูƒَ ุจِุงู„ْู€ุญِูƒْู…َุฉِ ูˆَุงู„ْู€ู…َูˆْุนِุธَู€ุฉِ ุงู„ْู€ุญَุณู€َู†َุฉِ ۖ ูˆَุฌَู€ุงุฏِู„ู€ْู‡ُู… ุจِุงู„َّู€ุชِูŠ ู‡ِู€ูŠَ ุฃَุญْุณَู€ู†ُ ۚ َ }

"Berdakwahlah ke jalan (agama) Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik. Serta debatilah mereka dengan cara yang lebih baik." [ an-Nahl : 125 ]

๐Ÿ—ก Jihad itu ada pintu-pintu dan syarat-syaratnya. Bukan cara-cara marxisme, yang mereka beri label dengan baju Islam.

๐Ÿ‘‹๐Ÿผ Mereka mengambil revolusi dan sosialisme dari Karl Marx dan Lenin, mengambil demokrasi dari Amerika. Namun mereka mengatakan, "Kami memerangi Amerika."
๐Ÿ‘‰๐Ÿป Padahal, demi Allah, mereka sedang menjajakan ideologi Amerika, seperti :
๐Ÿ”ฅ Multi partai,
๐Ÿ”ฅ Periodesasi kekuasaan,
๐Ÿ”ฅ Pemilu,
๐Ÿ”ฅ Demonstrasi,
๐Ÿ‘†๐Ÿผ Ini semua adalah ideologi Amerika.

๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ด๐Ÿ’ถ Milyaran dolar telah dikeluarkan untuk membiayai penyebaran ideologi tersebut ke seluruh dunia dan menguasai bangsa-bangsa dengan ideologi tersebut.

๐Ÿ‘†๐Ÿผ Mereka menjadi pelayan terbesar untuk Amerika dan menjadi orang-orang yang menjajakan prinsip tersebut. Namun mereka menuduh orang lain sebagai antek-antek Amerika."

๐Ÿ“– Kasy as-Sitar 'Amma Tahmiluhu ba'dhu min Akhthar, 18-19

▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
6. MEMAHAMI AL-QUR'AN DAN AS-SUNNAH BERDASARKAN MANHAJ DAN BIMBINGAN SALAF

๐Ÿ““ Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah berkata,

ุฃุตูˆู„ ุงู„ุฏุนูˆุฉ ุงู„ุณู„ููŠุฉ ู‚ุงุฆู…ุฉ ุนู„ูŠ ุซู„ุงุซ ุฏุนุงุฆู…: ุงู„ู‚ุฑุขู† ุงู„ูƒุฑูŠู… ูˆุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ุตุญูŠุญุฉ ูˆูู‡ู…ู‡ุง ุนู„ู‰ ู…ู†ู‡ุฌ ุงู„ุณู„ู ุงู„ุตุงู„ุญ ู…ู† ุงู„ุตุญุงุจุฉ ูˆุงู„ุชุงุจุนูŠู† ูˆุฃุชุจุงุนู‡ู….
ูˆุณุจุจ ุถู„ุงู„ ุงู„ูุฑู‚ ูƒู„ู‡ุง ู‚ุฏูŠู…ุง ูˆุญุฏูŠุซุง ู‡ูˆ ุนุฏู… ุงู„ุชู…ุณูƒ ุจุงู„ุฏุนุงู…ุฉ ุงู„ุซุงู„ุซุฉ.

♻ "Prinsip dakwah salafiyyah dibangun di atas tiga pilar, yaitu:

1⃣ Al-Qur'anul Karim,
2⃣ As-Sunnah ash-Shahihah,
3⃣ Memahami keduanya (al-Qur'an dan as-Sunnah) berdasarkan manhaj as-Salafush Shalih dari kalangan para shahabat, tabi'in, dan orang-orang yang mengikuti mereka.

๐Ÿš Sebab kesesatan seluruh kelompok menyimpang, dari dulu maupun sekarang, adalah tidak berpegang teguh dengan pilar yang ketiga ini (yaitu mereka memahami al-Qur'an dan as-Sunnah tidak berdasarkan manhaj as-Salafush Shalih)."

๐Ÿ“š Sumber: Majalah al-Ashalah, edisi 23

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰       
7. Tidak Menginginkan Politik, Kekuasaan, dan Kedudukan 
Al-‘Allamah Rabi’ al-Madkhali hafizhahullah berkata:

• Demi Allah wahai anak-anakku, kita tidaklah sedang memerangi seorangpun
• Kita tidak menginginkan politik
• Kita tidak menginginkan kerajaan
• Kita tidak menginginkan kedudukan
• Demi Allah, andai kedudukan itu ditawarkan kepada kita, niscaya kita tidak akan menerimanya.


⏭ Kita sedang melindungi agama ini
⏭ Kita sedang melindungi manhaj yang benar yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi was salam.
⏭ Kita sedang memerangi berbagai khurafat dan kebid’ahan, khurafat-khurafat politik, dan berbagai kepalsuan politik yang menelantarkan (memalingkan) para pemuda umat dari prinsip wala wal bara’ karena Allah, wali-wali-Nya, dan hamba-hamba-Nya yang shaleh kepada muwalah (sikap loyalitas) terhadap ahli khurafat dan ahli bid’ah yang rafidhah ada padanya.

๐Ÿ“š At-Tahdzir minl Fitan (hal. 90-91) cet. al-Miratsun Nabawi

๐Ÿ“‚ Sumber : http://citt.us/twLC2
——-
#ู‡ุฐุง_ู‡ูˆ_ุงู„ุดูŠุฎ_ุฑุจูŠุน_ูŠุงู…ู†_ุชุธู„ู…ูˆู†ู‡_ูˆุชูƒุฐุจูˆู†_ุนู„ูŠู‡

✍️ ู‚ู€ู€َุงู„َ ุงู„ุนَู„ุงّู…َุฉ ุฑَุจِูŠุน ุงู„ู…َุฏْุฎَู„ِูŠ -ุญَูِุธู‡ُ ุงู„ู„ู‡- :

• ”ูˆุงู„ู„ู‡ ูŠุง ุฃูˆู„ุงุฏูŠ ู…ุง ู†ุญุงุฑุจ ุฃุญุฏุงً.
• ู…ุง ู†ุฑูŠุฏ ุณูŠุงุณุฉً .
• ูˆู„ุง ู†ุฑูŠุฏ ู…ُู„ْูƒَุงً .
• ูˆู„ุง ู†ุฑูŠุฏ ู…ู†ุงุตุจ .
• ูˆุงู„ู„ู‡ ู„ูˆ ุนُุฑِุถْู†َุง ุนู„ู‰ ุงู„ู…ู†ุงุตุจ ู…ุง ู†ู‚ุจู„ู‡ุง .

← ู†ُุญุงู…ูŠ ุนู† ู‡ุฐุง ุงู„ุฏูŠู† .
← ูˆู†ُุญุงู…ูŠ ุนู† ู‡ุฐุง ุงู„ู…ู†ู‡ุฌ ุงู„ุตَّุญูŠุญ ุงู„ู†َّุงุจุน ู…ู† ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆู…ู† ุณู†َّุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„َّู….
← ูˆู†ُุญุงุฑِุจ ุงู„ุฎุฑุงูุงุช ูˆุงู„ุจุฏุน، ูˆุงู„ุฎุฑุงูุงุช ุงู„ุณِّูŠุงุณูŠَّุฉ، ูˆุงู„ุชُّุฑَّู‡ุงุช ุงู„ุณِّูŠุงุณูŠَّุฉ ุงู„ุชูŠ ุถَูŠَّุนَุช ุดุจุงุจَ ุงู„ุฃู…َّุฉ ุนู† ู…ุจุฏุฃ ุงู„ูˆู„ุงุก ูˆุงู„ุจุฑุงุก ู„ู„ู‡ ูˆู„ุฃูˆู„ูŠุงุฆู‡ ูˆุนุจุงุฏู‡ ุงู„ุตَّุงู„ุญูŠู†، ุฅู„ู‰ ู…ูˆุงู„ุงุฉ ุฃู‡ู„ ุงู„ุฎุฑุงูุงุช ูˆุงู„ุจุฏุน ุจู…ุง ููŠ ุฐู„ูƒ ุงู„ุฑَّูˆุงูุถ“.

๐Ÿ“[ุงู„ุชَّุญุฐูŠุฑ ู…ู† ุงู„ูุชู† (ุต90-91) ุท/ุงู„ู…ูŠุฑุงุซ ุงู„ู†ุจูˆูŠ]

================

Sumber 
1) https://t.me/fawaidsolo/15855
2) https://t.me/SalafyPalembang/10816
3) https://t.me/salafytarakan/4395
4) https://t.me/SalafyPalembang/3711
5) https://t.me/salafybaturaja/4020
6) https://t.me/KajianIslamAlHusna/678
7) https://t.me/alishlahtaro/4562


Belum ada Komentar untuk "Beberapa Perbedaan Antara Kajian Sunnah dengan yang Lainnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

https://t.me/sunnahme